Duluuuuuu sekali, saya juga bertanya2. Memangnya, apa sih manfaatnya kecoa bagi dunia ini? Karena saya jijik sekali dengan kecoa kala itu.
Setelah saya meneliti lebih lanjut dan membaca2 lebih banyak lagi, kecoa sebenarnya adalah pahlawan bumi. Pahlawan tanpa tanda jasa, pahlawan yang diinjak-injak… literally.
Fungsi kecoa dalam ekosistem adalah untuk membantu pembusukan dalam tanah. Dalam fungsi yang ini, hanya kumbang kotoran (dung beetle) yang lebih berjasa dari kecoa. Pembusukan dalam tanah ini dihasilkan dari apa yang dimakan dan kotoran dari kecoa itu juga.
Dari situ juga, kecoa membentuk gumpalan protein. Ya, tubuhnya kecoa itu gumpalan protein yang lezat. Bukan untuk manusia, tapi untuk katak, ikan, beberapa jenis burung dan binatang lainnya yang gemar menyantap kecoa. Yang pelihara arowana tentu mengerti kalau kecoa itu makanan yang digemari oleh arowana.
Fungsi kecoa dalam ekosistem sebenarnya luar biasa. Mereka sudah terbiasa memakan bangkai kecoa lainnya.
Jadi sekarang, meski saya masih jijik sama kecoa, dan sudah pasti kecoa bakal RIP kalo nongol di rumah saya, saya memiliki perasaan menghargai dari jasa2 kecoa. Respect!
Dan kecoa akan aman2 saja kalau saya lihat mereka di rumput atau hutan. Tapi kalau masuk2 rumah, ya, salahmu sendiri.