Foto profil untuk Cornellius Yudha Wijaya

Mus musculus atau yang kita kenal dengan tikus rumahan. Hal ini sudah berkembang jauh sekali kebelakang hingga 15000 tahun kala.

Saya akan bercerita sedikit kebelakang mengenai tikus rumahan yang bisa mendapatkan keuntungan dengan adanya pembangunan infrastruktur manusia.

Saya membaca salah satu jurnal penelitian oleh Weissbrod et al. (2017)

yang mengungkapkan bahwa asal-usul tikus rumahan bisa dirujuk dari keberadaan pertama kali pemburu-pengumpul makanan di daerah eastern meditteranian dengan mempelajari fluktuasi fosil tikus rumahan yang ditemukan. Ini berarti 3000 tahun sebelum munculnya kemajuan agrikultur

Manusia jaman dulu bertahan hidup dengan berburu dan mengumpulkan buah-buahan serta nomaden (berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya). Tetapi seiring dengan perkembangan waktu, manusia mulai merubah gaya hidup mereka untuk lebih menetap di suatu tempat karena cuaca yang mendukung. Hal ini membuat manusia membangun tempat tinggal dan tempat penyimpanan makanan.

Tikus yang sebelumnya termasuk binatang yang tinggal secara liar, mulai tertarik dengan gandum-gandum yang disimpan di dalam tempat penyimpanan makanan tersebut. Tikus rumahan pun diuntungkan dengan keberadaan manusia yang berada disini dan berevolusi bersamaan dengan manusia.

Di dalam penelitian tersebut juga disebutkan bagaimana tikus rumahan mampu menyaingi tikus-tikus lain yang tidak mengambil keuntungan dari manusia. Hal ini membuat tikus rumahan memiliki strategi untuk mengikuti perkembangan dari manusia dan berkembang biak lebih pesat dibandingkan spesies tikus lain.

Infrastruktur perkotaan juga begitu menguntungkan untuk tikus rumahan, karena tikus-tikus ini telah berevolusi sedemikian rupa untuk mengikuti perkembangan manusia. Bisa kita lihat tikus-tikus yang tinggal di atap rumahan, lorong-lorong, got, dan tempat lainnya. Hal ini karena mereka mendapatkan tempat perlindungan serta makanan dari infrastruktur buatan manusia.

Catatan Kaki

Lihat 1 jawaban lainnya untuk pertanyaan ini
Tentang Kami · Karier · Privasi · Ketentuan · Kontak · Bahasa · Pers ·
© Quora, Inc. 2025